Laman

Jumat, 02 Desember 2011

Perbedaan RC QD (Quick Drive) dengan RC Propo (Proportional)




disini nubie mau jelasin tentang perbedaan RC QD dengan RC propo
maaf kalo repost ini cuma buat yang belum tau aja biar tau 
 langsung saja
RC Quick Drive 


RC quick drive atau yg biasa dikenal dengan rc QD merupakan Rc yg mempunyai sistem yang terintegrasi menjadi satu, baik kontrol steering, kontrol pengerak maupun frekwensi remote semua terintegrasi menjadi satu modul. Biasanya rc jenis ini mengunakan 2 motor dalam 1 unit, motor yg pertama digunakan untuk sumber tenaga pengeraknya, sedangkan motor kedua digunakan untuk mengerakan sistem kemudi nya. Kontrol pada rc jenis ini sangat terbatas, hal ini disebabkan oleh karena pada rc jenis ini mengunakan metode On off switch. Misal nya , ketika kita menekan tombol untuk maju, maka modul akan memerintahkan motor untuk berputar ke depan dengan kemampuan maksimal,begitu juga pada steering nya, ketika kita menekan tombol untuk berputar ke kiri, maka modul akan memerintahkan motor untuk berputar ke kiri hingga ke titik maksimal tanpa dapat dikontrol sudut2 sesuai dengan keinginan kita


RC EP (Elektronik Proportional)






Berbeda dengan RC QD, Rc jenis ini memberikan kebebasan bagi pemiliknya untuk menentukan performa dari rc nya. Hampir semua bagian dari rc ini dapat di personalisasi kan sesuai dengan keinginan pemiliknya. Secara garis besar rc jenis ini dapat kita bagi menjadi 2 bagian yaitu
1. Kit

Kit merupakan bagian utama dari hobby ini. Kit terdiri dari beberapa bagian yg menjadi satu kesatuan. Chasis dan kaki kaki merupakan bagian utama dari sebuah kit. Hampir semua bagian dari sebuah kit dapat di modifikasi sesuai dengan karakter pengemudi nya.

2. Elektronik
Elektronik merupakan bagian dari sebuah rc yg berhubungan dengan kelistrikan.Esc, motor,servo,baterai,transmiter [TX] serta receiver [RX] merupakan bagian dari elektronik yg menjadi syarat mutlak untuk sebuah rc agar dapat berjalan. Note untuk RC GP Esc diganti dengan Engine.

2.1 esc & motor

esc [Electronic speed control] berfungsi sebagai pengatur arus listrik dari baterai ke motor elektrik sehingga motor tersebut dapat berputar sesuai dengan kecepatan yang kita inginkan.
esc terbagi menjadi 2 jenis penggerak motor yaitu brush dan brushless, bedanya kalo brushed itu motor yang berputar adalah kumparannya dan magnetnya statis, sedangkan brushless adalah motor yang berputar adalah magnetnya dan kumparannya statis

cara membedakan esc brushed dan brushless: kalo brushed kabel untuk motor/dynamo hanya 2 dan maksimal hanya pake heatsink non fan, sedangkan brushless kabel untuk motor/dynamo ada 3 dan rata2 menggunakan heatsink+fan
brushed:




brushless:



  2.2 Servo
 servo dalam dunia RC biasanya digunakan sebagai pengerak steering ataupun sebagai pengatur throttle pada RC engine




2.3 Transmiter
Transmiter/Remot biasanya merupakan unit yg digunakan oleh driver untuk mengontrol RC

2.4 receiver
receiver merupakan penerima signal dari sebuah transmitter' yg diteruskan menjadi perintah kepada piranti elektronik lain nya agar dapat bekerja.

untuk membedakanya, kita bisa lihat dari remotnya
kalo QD biasanya seperti ini:
batre yang dipake untuk remot adalah batre kotak 9V (mutlak dari pabrik, tapi kalo udah dimodif laen lagi)

kalo propo biasanya remot menggunakan batre AA 8biji dan ada juga yang cuma pake 4biji dan generasi pertama remot propo menggunakan kristal yg bisa diganti2. namun skrg sudah ada remot 2.4ghz atau org lbh mengenal remot spektrum
contoh remot propo:
mungkin cuma itu yang dapat saya jabarkan di sini
berhubung masih newbie maklum kalo ada yang salah
Terima Kasih ^_^
READ MORE - Perbedaan RC QD (Quick Drive) dengan RC Propo (Proportional)

Sabtu, 15 Oktober 2011

Sejarah Perkembangan hardware komputer

Charles Babbage adalah seorang ahli matematika bangsa inggris. Beliau menciptakan suatu mesin hitung yang disebut difference engine pada tahun 1822. Mesin tersebut dipakai untuk menghitung tabel-tabel matematika.

pada tahun 1833, Charles Babbage mengembangkan lagi difference engine yang dinamakan analytical engine yang dapat melaksanakan kalkulasi apa saja. Sehingga mesin ini dikenal sebagai General Purpose Digital Computer. Beliaupun dianggap sebagai bapak komputer modern karena sumbangan terhadap dunia sangat besar.
pada tahun 1937, Prof Howard Aikem, seorang ahli matematika dari universitas Harvard. Beliau merancang penbuatan sebuah komputer yang mampu melakukan operasi aritmatika dan logika secara otomatis.

Pada tahun 1944, Prof Howard Aikem bekerjasama dengan perusahaan IBM menyelesaikan kompute secara elektronik yang diberi nama”Harvard MARK I, Automatic Sequence Controlle Calculator (ASCC). Dalam perkembangannya komputer dibagi dalam beberapa genarasi, sesuai dengan kemampuan (capability), biaya (efficiency), dan penggunaan yan mudah (user frendly). 



 Generasi 1 : pada tahun 1946-1956, generasi ini mengandalkan ruang tabung hampa(vacuum tube). Komputer ini membutuhkan ruangan yang luas, berkemampuan rendah dan terkenal dengan daya panasnya dengan berat mencapai 30ton. Ukuran penyimpanannya hanya sekitar +/- 2000 byte dan untuk menjalankan program dan pencetakan masih dilakukan secara manual.


Generasi 2 : pada tahun 1957-1963. Transistor menggantikan kedudukan vacuum tube dalam menyimpan dan melakukan proses informasi. Transistor bentuknya lebih kecil, tidak begitu panas dan mengkomsusikan sedikit tenaga. Ukuran penyimpanan berkapasistas sebesar 32 kb dengan kecepatan 20.000-30.000 perintah per detik.

  Generasi 3 : pada tahun 1964-1975. Itergrated circuit (IC) sudah mulai digunakan pada komputer. Ukuran penyimpanan berkapasitas 2 megabyte dengan kecepatan +/- 5 juta perdetik. Generasi ini pula yang memperkenalkan tekhnologi software yang mudah digunakan.



Generasi 4 : pada tahun 1980-sekarang. Komputer telah menggunakan teknologi”Very Large-Scale Integrated Circuits (VLSIC). Dalam sebuah chip, teknologi ini mampu menampung jutaan circuit. Chip ini dinamakan dengan microprocessor. Ukuran penyimpanan mempunyai kapasitas yang besar dengan kecepatan jutaan perintah perdetik.
 
READ MORE - Sejarah Perkembangan hardware komputer